Frasa "di balik" harus ditulis serangkai menjadi "dibalik" karena merupakan kata majemuk yang sudah baku. Menulisnya terpisah akan dianggap sebagai dua kata yang berbeda, yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. "Di balik" yang terpisah bisa menimbulkan kebingungan karena "di" adalah kata depan yang biasanya diikuti oleh kata benda, sedangkan "balik" adalah kata kerja atau kata sifat. Dengan menulisnya serangkai, makna menjadi jelas bahwa itu adalah satu kesatuan yang merujuk pada posisi atau keadaan sesuatu yang berada di belakang sesuatu yang lain.